Sebagian Dunia Yang Hilang Ternyata Ada di Sumba, Nusa Tenggara Timur
20
Mar 2024

Pulau Sumba di Nusa Tenggara Timur jadi sorotan, loh! Disebut-sebut sebagai ‘Dunia yang Hilang’. Gak cuma karena kecantikan alamnya, tapi juga karena tempatnya yang dulunya rumah buat beragam hewan yang udah punah, nih.
Beberapa hewan langka kayak gajah mini, tikus, sampe kadal raksasa, fosil-fosilnya ditemukan di sana. Ada laporan yang berjudul ‘Proceedings of the Royal Society B’ yang nunjukin temuan ini. Bahkan, ada juga fosil komodo yang ditemukan di Pulau Komodo, Flores, yang bikin banyak orang berandai-andai kalau hewan-hewan langka itu berasal dari Sumba.
Fosil-fosil dari berbagai spesies yang ditemukan ini diduga hidup di Pulau Sumba sekitar 12 ribu tahun yang lalu. Penelitiannya dilakukan oleh tim Zoological Society of London selama tiga tahun, dari 2011 sampe 2014. Mereka mengumpulkan fosil-fosil ini, kebanyakan dari wilayah kepulauan yang dulunya disebut sebagai Wallacea.
Wallacea itu wilayahnya Sumba, Sulawesi, Lombok, Flores, Halmahera, Buru, dan Seram. Nama Wallacea diambil dari ahli biologi Alfred Russel Wallace, yang jadi orang pertama yang membatasi wilayah berdasarkan penyebaran spesies di Indonesia pada abad ke-19. Meskipun pernah terkenal karena penemuan fosil makhluk punah kayak hobbit atau Homo Floresiensis di Flores dan Sumba Utara tahun 2004, penelitian tentang Sumba masih jarang.
Menurut Samuel Turvey, anggota peneliti ZSL, penelitian di Sumba masih kurang karena gak banyak ahli yang fokus di wilayah tersebut. Semoga dengan penelitian lebih lanjut, kita bisa tahu lebih banyak tentang evolusi spesies di wilayah ini.
Jadi, penemuan fosil-fosil di Sumba ini gak cuma bikin kagum, tapi juga membuka pintu untuk lebih mengenal dunia yang telah hilang. Semoga nanti bisa lebih banyak penelitian lagi yang membantu kita mengerti evolusi spesies di wilayah yang unik dan indah ini.
Sumber : CNBC Indonesia
Beberapa hewan langka kayak gajah mini, tikus, sampe kadal raksasa, fosil-fosilnya ditemukan di sana. Ada laporan yang berjudul ‘Proceedings of the Royal Society B’ yang nunjukin temuan ini. Bahkan, ada juga fosil komodo yang ditemukan di Pulau Komodo, Flores, yang bikin banyak orang berandai-andai kalau hewan-hewan langka itu berasal dari Sumba.
Fosil-fosil dari berbagai spesies yang ditemukan ini diduga hidup di Pulau Sumba sekitar 12 ribu tahun yang lalu. Penelitiannya dilakukan oleh tim Zoological Society of London selama tiga tahun, dari 2011 sampe 2014. Mereka mengumpulkan fosil-fosil ini, kebanyakan dari wilayah kepulauan yang dulunya disebut sebagai Wallacea.
Wallacea itu wilayahnya Sumba, Sulawesi, Lombok, Flores, Halmahera, Buru, dan Seram. Nama Wallacea diambil dari ahli biologi Alfred Russel Wallace, yang jadi orang pertama yang membatasi wilayah berdasarkan penyebaran spesies di Indonesia pada abad ke-19. Meskipun pernah terkenal karena penemuan fosil makhluk punah kayak hobbit atau Homo Floresiensis di Flores dan Sumba Utara tahun 2004, penelitian tentang Sumba masih jarang.
Menurut Samuel Turvey, anggota peneliti ZSL, penelitian di Sumba masih kurang karena gak banyak ahli yang fokus di wilayah tersebut. Semoga dengan penelitian lebih lanjut, kita bisa tahu lebih banyak tentang evolusi spesies di wilayah ini.
Jadi, penemuan fosil-fosil di Sumba ini gak cuma bikin kagum, tapi juga membuka pintu untuk lebih mengenal dunia yang telah hilang. Semoga nanti bisa lebih banyak penelitian lagi yang membantu kita mengerti evolusi spesies di wilayah yang unik dan indah ini.
Sumber : CNBC Indonesia






Leave a Comment