Guru SMP di Kupang Tipu Orang Tua Siswa, Modus “Pintu Belakang” PPDB ke SMAN 1

Yuliete Daik, seorang guru SMPN 3 di Kota Kupang, NTT, menjadi sorotan setelah video klarifikasinya terkait penipuan dalam penerimaan siswa baru di SMA Negeri 1 Kota Kupang viral di media sosial.
Dalam video klarifikasi yang diunggah oleh akun Instagram @ntt.update pada Jumat (25/8/2023), Yuliete mengakui bahwa ia telah menipu sejumlah orangtua siswa dengan modus dapat meloloskan calon siswa ke SMAN 1 Kota Kupang.
“Saya mengakui bahwa telah menipu sejumlah orangtua siswa dengan modus dapat meloloskan calon siswa ke SMAN 1 Kota Kupang,” kata Yuliete dalam video klarifikasinya.
Yuliete mengatakan bahwa ia melakukan penipuan tersebut dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Tahun Ajaran 2023/2024. Ia mengaku telah meminta uang kepada orang tua siswa sebesar Rp1,13 juta.
“Dengan ini, saya mengatakan bahwa tidak pernah Kepala SMAN 1 Kota Kupang meminta atau menerima uang masuk pintu belakang sebesar 1.130. 000.00 (Satu juta seratus tiga puluh ribu rupiah) untuk masuk melalui pintu belakang dari Korban atas nama ibu Destin Fanggidae. Semua ini adalah murni perbuatan saya sendiri dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” kata Yuliete.
Kepala SMAN 1 Kota Kupang, Marselina Tua, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin ada pihak lain yang membawa-bawa namanya untuk meminta sejumlah uang kepada orang tua siswa untuk meloloskan siswa masuk sekolah tersebut.
“Kami tidak ingin ada pihak lain yang membawa-bawa nama SMAN 1 Kota Kupang untuk meminta sejumlah uang kepada orang tua siswa untuk meloloskan siswa masuk sekolah kami,” kata Marselina.
Yuliete Daik saat ini telah diamankan oleh Polresta Kupang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
source by : kupangtribunnews
Photo by: IG @nttupdate






Leave a Comment