Sempat Terhenti, Prosesi Jalan Salib Akhirnya Bisa Kembali Diselenggarakan di Kota Kupang

14
Apr 2023
Category : News
Author : Angelica Taneo
Views : 899x

Jalan Salib adalah sebuah tradisi yang dilakukan oleh umat Kristiani dalam rangka
memperingati peristiwa penting dalam hidup Yesus Kristus, terutama pada Jumat Agung.
Perayaan Jumat Agung bermula dari peristiwa dalam Alkitab ketika Yesus Kristus mengalami
pengadilan dan dihukum mati di atas kayu salib.

Tradisi Jalan Salib pada hari Jumat Agung pertama kali dilakukan pada abad ke-4 oleh para peziarah
di Jerusalem loh teman-teman. Di mana mereka memperingati peristiwa-peristiwa penting dalam
hidup Yesus Kristus dengan mengunjungi tempat-tempat yang menjadi saksi sejarahnya.
Jalan Salib pada hari Jumat Agung biasanya dilakukan di gereja atau di luar ruangan, seperti di
lapangan atau jalan-jalan yang dipilih sebagai rute. Setiap stasiun salib memiliki kisah tersendiri yang
menggambarkan perjalanan Yesus Kristus menuju kematian dan kebangkitan-Nya.

Jalan Salib juga dilakukan di berbagai tempat di seluruh dunia, dengan ciri khas dan tata cara yang
berbeda-beda. Di kota Kupang misalnya, umat kristiani di kota Kupang khususnya beragama Kristen
atau klasis kota Kupang ( persatuan seluruh gereja Kristen di kota Kupang) biasanya setiap tahun akan
ada tradisi “jalan salib hidup” yang dilakukan. Tradisi ini merupakan kegiatan tahunan yang di
lakukan saat paskah tapi sayangnya sempat terhenti sebentar karena ada covid-19 yang melanda.

Namun, seiring berjalannya waktu tradisi ini kembali dilakukan terkhususnya pada paskah tahun ini.
Prosesi jalan salib yang dilakukan oleh Pemuda GMIT Klasis Kota Kupang pada kamis, 6 april 2023
dimulai pada jam 07 malam. Diawali dari GMIT EDEN KISBAKI (Yesus di taman Getsemani),
perhentian ke-dua di GMIT SONAF AMASAT HOINBALA (Penyesalan Petrus), perhentian ke-tiga
GMIT BUKIT KARANG HOINBALA (Ahli taurat dan tua-tua Yahudi berunding), perhentian ke-
empat GMIT PRIEL MANUTAPEN (Yesus di hadapan Hanas dan Imam Besar Kayafas), perhentian
ke-lima GMIT BUKIT SION MANUTAPEN (Yesus di hadapan Pilatus yang pertama), perhentian
ke-enam GMIT IMANUEL BATUKADERA (Yesus di hadapan Herodes), perhentian ke-tujuh GMIT
KOTA KUPANG (Yesus di hadapan Pilatus dan dicambuk), perhentian ke-delapan GMIT BAIT’EL
NUNHILA (Yudas menyesal dan gantung diri), perhentian terakhir GMIT LAHAIROI NAMOSAIN
(Yesus disalibkan dan mati)

Jalan Salib dilakukan dengan cara yang berbeda-beda di berbagai tempat di seluruh dunia, tetapi inti
dari tradisi ini tetap sama yaitu untuk menghormati dan merenungkan perjalanan spiritual Yesus
Kristus.

1 Comment

Sunday 16 Apr 2023

Jalan salib adalah memperingati dan merenungkan akan kematian tuhan yesus yang telah mati dikayu salib demi menghapuskan dosa-dosa manusia oleh karena itu umat Kristen kota kupang mengadakan jalan salib yang dapat menghormati kematian tuhan yesus.

Reply

Leave a Comment